Oleh : Moch. Syahnizar
Madrasah Tsanawiyah NU, dalam sejarahnya, merupakan perwujudan dari Madrasah Mu’allimah dan Mu’allimin Nahdlatul Ulama yang berdiri pada 1978. Secara kelembagaan, MTs NU SIDOARJO merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan BPPMNU (Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif NU) WALISONGO SIDOARJO. Inilah sebabnya MTs NU Sidoarjo banyak dikenal masyarakat dengan sebutan MTs NU Walisongo. Sejak berdirinya, Madrasah ini berstatus terdaftar, kemudian diakui, dan pada 2004 Madrasah ini mendapatkan status terakreditasi A hingga sekarang. Sesuai dengan hasil tim akreditasi oleh BAN/SM No. 058/BAP-SM/TU/XI/2008, MTs NU SIDOARJO tetap mempertahankan statusnya yaitu dengan mendapatkan hasil dengan predikat TERAKREDITASI A (AMAT BAIK) / DISAMAKAN.
MTs NU SIDOARJO sesungguhnya ikut berperan aktif dalam mendidik dan mencerdaskan generasi Islam saat ini khususnya bagi masyarakat sekitar Sidoarjo. Telah banyak program pendidikan dan pembelajaran yang disiapkan MTs NU dalam rangka menpertahankan kepercayaan masyarakat, diantaranya adalah telah dibukanya 2 jenis kelas pembelajaran yakni kelas reguler dan kelas rintisan (kelas unggulan) yang dikhususkan bagi siswa-siswi yang diharapkan memiliki prestasi lebih.
Selama kurun waktu lima tahun terakhir ini banyak predikat yang didapatkan MTs NU SIDOARJO, beberapa diantaranya adalah banyak alumnus siswa-siswinya yang berhasil melanjutkan studinya di beberapa sekolah unggulan (SMA Negeri, MAN, SMKKN, SMKN, dst) baik dari jalur prestasi maupun seleksi. Pencapaian tingkat kelulusan yang mencapai kualifikasi 100 % selalu didapatkan oleh MTs NU Sidoarjo. Selain dalam bidang akademik, sederet prestasi telah berhasil didapatkan oleh Madrasah ini. Sederetan throphy penghargaan dalam berbagai bidang lomba setingkat propinsi, sebagai contoh, telah memenuhi koleksi throphy yang dimiliki MTs NU Sidoarjo. Dengan begitu, MTs NU Sidoarjo yang dulunya dianggap sebagian masyarakat sekitar sebagai madrasah biasa-biasa saja, kini, pandangan seperti itu seratus persen tidak benar. Buktinya, MTs NU Sidoarjo kini memiliki lebih dari 600 siswa yang terbagi menjadi delapan belas rombongan belajar. Selain kepercayaan masyarakat, kepercayaan penting dan cukup strategis telah diberikan oleh Pemerintah (Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama) kepada Madrasah ini dengan tetap menjadi ketua KKM Sidoarjo II dan Sub Rayon atau koordinator Pelaksana Ujian Nasional Sidoarjo (sektor selatan).
